Pasang footstep underbone

Hello zrriders

Kali ini mw cerita soal tunggangan zrriders untuk mencari nafkah sehari-hari

Nah pas kebetulan zrriders lagi menggandrungi yg namane cornering, walaupun gk bisa2 :D

Untuk menunjang hobi cornering biar tambah berani nikung, zrriders masang footstep underbone murahan ini :D

image

image

Harganya hanya 100ribu rupiah saja, lumayan lah daripada beli NUI yg mahal tapi bagus, lagian bukan buat balapan juga.

Mengingat susahnya cari part racing untuk vega zr, maka zrriders belinya punya jupiter jet :D

Untuk pemasangan lumayan ribet juga.
Yang jelas harus nyopot knalpot, footstep, tuas perseneling, sama menaikan paha rem ke atas.

Minusnya pake ub mungkin lumayan capek sama rem belakang jadi gak pakem, gpp lah yang penting kuereen :D

image

image

image

#salam overstroke 57.9

SEKIAN

Mencoba Oli HDEO (bagian 3)

Hello zrriders….

Wah sudah sampe part 3 nih,, :D
mau nyaingin tersanjung dan cinta fitri.
Oke oke lanjut lagi bahasan yang kemarin, kali ini zrriders akan bahas soal flushing yang dilakukan sama mbah sastro,, :mrgreen:

Yang pertama adalah tata cara flushing, dari hasil bertapa zrriders di grup fb, flushing direkomendasikan 2x500km / 1x1000km, kalo untuk motor yang cukup berumur, dianjurkan untuk 2x500km.
Dengan catatan, setiap flushing juga disertai penggantian filter oli, karena kotoran akan terperangkap dalam filter oli.
Lalu yang kedua adalah oli yang digunakan untuk flushing, untuk hal ini suhu – suhu HDEO menyarankan untuk menggunakan oli yang murah sahaja, karena eh karena oli ini hanya akan dipakai 2x500km / 1x 1000km yang harus dibuang. jadi lebih baik pakai yang murah.

Nah oli apa sih yang sering digunakan untuk flushing??
kebanyakan merekomendasikan oli pertamina meditran series dan shell rimulla R4X, kenapa ? karena selain murah juga mudah ditemukan. ( kalo rimula menurut ane malah langka :( )
Sedangkan untuk PCMO bisa menggunakan oli prima XP, oh iya sebelumnya maaf nih zrriders lebih banyak bahas HDEO ketimbang PCMO karena zrriders pakenya HDEO :D
Setelah proses flushing, bebas mau naik grade oli atau tetap pakai meditran atau rimula. sambil sesekali dicek kapasitas oli dengan cara melihat dipstick dan kualitas olinya dengan cara diteteskan pada kertas tissue setelah beribu2 kilometer, jangan lupa juga setiap berapa ribu km diganti filter olinya.
Kalo HDEO insya Allah bisa tahan 10000km walaupun saya gak berani njamin,,hehehe
Kenapa sih oli HDEO tahan lama? karena kata salah satu suhu oli HDEO dites dengan putaran mesin 2-3x lebih besar dan lebih lama dari oli motor biasa dan kualitasnya tidak boleh rusak. zrriders lupa-lupa ingat sih. hhehehehe

contoh test kualitas oli

contoh test kualitas oli

Sekarang zrriders mau cerita gimana proses flush dan feel yang dirasakan setelah memakai HDEO.
zrriders flush menggunakan oli meditran SX karena pertimbangan lebih mudah ditemukan setelah muter-muter nyari rimula gak ketemu, meditran sx zrriders tebus seharga Rp 44.000 di Brebes. Sekalian beli filter oli vega zr yg mahal seharga 22ribu. ( ada alasan kenapa zrriders sebut mahal )
zrriders pertama kali pakai oli HDEO untuk menggantikan enduro pada akhir bulan mei 2014, dan dipakai untuk masa flushing pertama selama 2 bulan dari awal juni sampai menjelang lebaran 2014. ( pakai hitungan bulan karena odometer wafat )
Selama masa flushing mbah sastro dipake dari mana kemana selama 2 bulan, dan kayaknya lebih dari 1000km. -_-

DSC03551

Feel yang zrriders rasakan :
– Awal pemakaian berat ( 1lt tak tuang semua )
– enteng seperti oli motor biasa ( setelah dikurangi jadi 800ml )
– tengah bulan pertama beraaaat banget, mungkin sedang proses pembersihan
– awal bulan kedua keseeeemuuuuutan ( 80kpj to 100kpj naik cepeet )

Menjelang lebaran, walaupun terasa semut sekali tetapi zrriders tetap mengganti meditran SX ( walaupun eman-eman ) dengan MObil Delvac MX.

Wooow oli apa lagi itu? bagaimana flush kedua?
Stay tuned on next article….. :D

#salam overstroke 57,9

SEKIAN

Mencoba Oli HDEO ( bagian 2 )

Hello zrriders

Melanjutkan artikel sebelumnya nih,, hehehe
Sebelumnya ane mau lanjut bahas jenisnya nih, untuk jenis mesin diesel dibagi menjadi 2, yaitu HDEO dan LDEO.
Untuk HDEO biasa digunakan untuk mesin diesel kelas berat kaya misal truk, caterpillar, dll. Klo yang LDEO untuk diesel kelas ringan, contohnya ane lupa,,hehehe :D

Caterpillar_6030FS_at_Hillhead_2012_-_IMG_1011

Sedangkan PCMO ya untuk mobil dengan mesin bensin.
Untuk contoh olinya sendiri ada 2 yaitu oli dinosaurus dan oli sintetis, ya sama lah seperti oli motor. Produk oli diesel antara lain meditran sx, fastron diesel, shell rimula r4x, mobil delvac mx, adnoc VS, kendall, dll. Untuk harga kisaran 45000 – ratusan ribu per liter. Ada juga kemasan 5liter dengan harga yang lebih murah, bahkan kemasan 1 Drum,, :D
Untuk PCMO juga sama, contohnya shell helix, prima xp, fastron techno, fastron gold, mobil 1, xado, dll. harga juga kisaran 35000 – ratusan ribu per liter, kemasan juga da yang 5 liter langsung.

Lah sekarang motor apa yg pake HDEO? motor apa yg pake PCMO?

Nah jawabanya adalah……..

Untuk motor bebek dan semprot pake HDEO, sedangkan matic pake PCMO. kenapa?
Karena eh karena motor bebek dan semprot itu pake kopling basah, sedangkan matic itu pake kopling kering.
karena kalo motor kopling basah pakai oli PCMO berakibat kopling bisa selip om, karena PCMO lebih licin.
Selain itu, pemilihan oli juga bergantung pada penggunan flat tapped / roler rockerarm dengan melihat API olinya, karena eh karena ditakutkan akan menggerus flat tappednya jika menggunakan oli untuk roller rockerarm.

BTW, oli diesel mempunyai deterjen yang kuat, sehingga bisa membersihkan kotoran dalam mesin makanya saat pertama kali menggunakan oli diesel diharuskan flushing dulu untuk motor yg sudah cukup berumur.

Nah apa itu flushing? Flushing adalah tindakan pembersihan bagian dalam mesin saat pertama kali menggunakan oli HDEO, selain untuk membuang kotoran juga untuk membuang oli bekas motor.

Lalu bagaimana tata cara flushing? oli apa yang jadi rekomendasi untuk flushing?

Stay tuned on next artikel….. :mrgreen:

#salam overstroke 57,9

SEKIAN

Mencoba oli HDEO ( bagian 1)

Hello zrriders

wah sudah lama sekali tak berjumpa, sekitar berapa bulan ya…. :mrgreen:
Maklum om2 sekalian, kebetulan zrriders lagi sibuk sebagai mahasiswa akhir, dan alhamdulillah sekarang sudah wis wuda,, :D

yah walaupun sebagai diploma muda mencari kerja kesana kemari ( mirip lagu bang iwan ) tapi hasrat zrriders untuk menulis eh mengwtik artikel lagi sangat menggebu.. hehhehe

sebenernya waktu zrriders vakum banyak hal yang bisa dibuat artikel, tapi entah kenapa males selalu mendera, nah bentar lagi zrriders mau ngundi nasib lewat cpns, doakan biar bisa lolos ya om,, :D

Wah malah jadi ccurhat nih…

oke langsung aja, untuk artikel pertama ini zrriders mau bahas soal aliran sesat, tapii sesat bukan sembarang sesat karena ini sesat yang bermanfaat,, :D

sebelumnya zrriders mau tanya dulu ,ada yang tau istilah HDEO, LDEO, PCMO?

Nih HDEO itu singkatan dari Heavy Duty Engine Oil, LDEO itu Light Duty Engine Oil, sedangkan PCMO itu Passanger Car Motor Oil.

Bijimane om, udah ada gambaran?

Untuk lebih gampangnya HDEO / LDEO kita sebut saja oli diesel dan PCMO kita sebut saja oli mobil.

Loh heh loh heh kok oli diesel sama oli mobil?

Nah iya om, jadi juminten tak cekokin pake oli diesel buat aliran darahnya, sehingga juminten berubah nama lagi menjadi mbah sastro,, :D

Gimana ceritanya kok pake oli Diesel?

Nah sabar dulu, akan zrriders ceritakan asal mulanya…….

SewaTrukMurah

Jadi begini om, pada waktu bulan apa gitu april atau mei zrriders lupa, biasa lagi browsing di forum otomotif R2 kaskus dan nemu thread penggunaan HDEO / PCMO pada sepeda motor.
Lah zrriders sendiri tertarik lalu mencoba untuk menyelami thread tersebut daaaaaan eng ing eng, setelah baca2 ternyata gak paham gan,, :D

ehh tak disangka, ternyata thread itu juga udah dibikin grup di pesbuk, nah langsung deh zrriders bergabung.

nah setelah bergabung dan baca2 postingan di grup, zrriders mulai paham apa itu HDEO / PCMO dan bagaimana pengaplikasiannya di sepeda motor. :D

Next time, zrriders bertanya apa sih oli yang cocok untuk vega zr, lalu harus flush berapa kali?

Alhamdulillah ada yang menjawab zrriders harus pake oli apa, dan flush berapa kali.

Nah apa oli yang zrriders pakai? Berapa kali flush dilakukan?

Sampai ketemu di artikel selanjutnya :mrgreen:

#salam overstroke 57,9

SEKIAN

Vega ZR 4valve (2)

Hello zrriders,, masih ingat dengan postingan ane dulu tentang proyek vega zr 4 v milik bro dimas? :D

Nah nah kemarin doi habis upload foto baru lagi di grup fb

image

Wih mantep ya gan, yang dulunya SOHC 2v jadi SOHC 4v.
Ya mungkin gak terlalu wow bagi sebagian orang,kan yang ubah bebek 2 silinder ada, yg ubah SOHC jadi DOHC juga ada, tapi menurut ane sih tetep wow lah, namanya juga riset yang pake biaya, ane aja belum tentu berani :mrgreen:

Oh iya bro dimas katanya pake head mx,banyak yg nyaranin agar bro dimas pake radiator juga, tapi doi lebih milih pake oil cooler buat project selanjutnya. Mungkin lebih mudah, soalnya kalo radiator kan butuh jalur coolant juga.

Ini rinciannya gan

D’maz Anggoro D’capunk Speed

spek total.
seher sonic cop mx std. house mx full
set. cdi brt hyper band + dc booster.
koil yz 125. krbu pwk 28.
total cop kisaran 1200. krbu dpet
200rb an. knalpot hand made.

Suka ยท Kemarin pukul 16:39

Mantep yak, kayaknya doi bener2 mau ubah vega jadi mx, mulai dari lampu belakang, tebeng, house kopling, sampe silinder,, :mrgreen:
Dari pertama ane kenal bro dimas sampe sekarang doi emang selalu riset dan riset sama veganya, kita tunggu saja riset selanjutnya,, :D

#salam overstroke 57,9

SEKIAN

Test ride singkat mio GT

Hello zrriders, apa kabar?

Kebetulan tadi siang ada temen main ke kontrakan, wah kebetulan pake mio GT

image

Wah ternyata masih baru, keluaran agustus 2013.
Berhubung ane penasaran gimana rasanya ymjet fi langsung deh ane pinjem kunci buat test ride sekalian nyari odol,, :D

image

Yang pertama ane rasain sih :
+ mesin halus
+ getaran minim
+ tarikan awal enteng
+ aksel tiba2 galak
+ bobot ringan

Minusnya
– terlalu imut
– kurang cocok untuk tinggi d atas 170cm ( terlalu nekuk bro )

Nah soal aksel tiba2 yg galak, ane coba riding 40kpj, terus ane langsung sentak gas, wah ternyata responsif juga, yg paling ane demen dari minim getarnya dan halus mesinnya gak kaya mio sporty,, :D

Tapi sayang, walaupun baru ternyata udah cacat.
Pas ane naikin kerasa miring, ternyata bekas jatuh.

image

Handle rem bengkok gara2 jatuh.

Soal pblnya yamaha ternyata unik juga ya, walaupun lebih simpel punya honda,,

Tapi klo soal aksel ymjet fi bener2 jos, juminten jadi kerasa lemot :lol:

image

Foto bareng juminten

Overall dengan harga 13an juta, gak mengecewakan lah menurut ane, tgl nunggu ada temen yg make beat fi, ntar ane pinjem,, :D

#salam overstroke 57,9

SEKIAN