Mencoba Oli HDEO (bagian 3)

Hello zrriders….

Wah sudah sampe part 3 nih,,😀
mau nyaingin tersanjung dan cinta fitri.
Oke oke lanjut lagi bahasan yang kemarin, kali ini zrriders akan bahas soal flushing yang dilakukan sama mbah sastro,,:mrgreen:

Yang pertama adalah tata cara flushing, dari hasil bertapa zrriders di grup fb, flushing direkomendasikan 2x500km / 1x1000km, kalo untuk motor yang cukup berumur, dianjurkan untuk 2x500km.
Dengan catatan, setiap flushing juga disertai penggantian filter oli, karena kotoran akan terperangkap dalam filter oli.
Lalu yang kedua adalah oli yang digunakan untuk flushing, untuk hal ini suhu – suhu HDEO menyarankan untuk menggunakan oli yang murah sahaja, karena eh karena oli ini hanya akan dipakai 2x500km / 1x 1000km yang harus dibuang. jadi lebih baik pakai yang murah.

Nah oli apa sih yang sering digunakan untuk flushing??
kebanyakan merekomendasikan oli pertamina meditran series dan shell rimulla R4X, kenapa ? karena selain murah juga mudah ditemukan. ( kalo rimula menurut ane malah langka😦 )
Sedangkan untuk PCMO bisa menggunakan oli prima XP, oh iya sebelumnya maaf nih zrriders lebih banyak bahas HDEO ketimbang PCMO karena zrriders pakenya HDEO😀
Setelah proses flushing, bebas mau naik grade oli atau tetap pakai meditran atau rimula. sambil sesekali dicek kapasitas oli dengan cara melihat dipstick dan kualitas olinya dengan cara diteteskan pada kertas tissue setelah beribu2 kilometer, jangan lupa juga setiap berapa ribu km diganti filter olinya.
Kalo HDEO insya Allah bisa tahan 10000km walaupun saya gak berani njamin,,hehehe
Kenapa sih oli HDEO tahan lama? karena kata salah satu suhu oli HDEO dites dengan putaran mesin 2-3x lebih besar dan lebih lama dari oli motor biasa dan kualitasnya tidak boleh rusak. zrriders lupa-lupa ingat sih. hhehehehe

contoh test kualitas oli

contoh test kualitas oli

Sekarang zrriders mau cerita gimana proses flush dan feel yang dirasakan setelah memakai HDEO.
zrriders flush menggunakan oli meditran SX karena pertimbangan lebih mudah ditemukan setelah muter-muter nyari rimula gak ketemu, meditran sx zrriders tebus seharga Rp 44.000 di Brebes. Sekalian beli filter oli vega zr yg mahal seharga 22ribu. ( ada alasan kenapa zrriders sebut mahal )
zrriders pertama kali pakai oli HDEO untuk menggantikan enduro pada akhir bulan mei 2014, dan dipakai untuk masa flushing pertama selama 2 bulan dari awal juni sampai menjelang lebaran 2014. ( pakai hitungan bulan karena odometer wafat )
Selama masa flushing mbah sastro dipake dari mana kemana selama 2 bulan, dan kayaknya lebih dari 1000km. -_-

DSC03551

Feel yang zrriders rasakan :
– Awal pemakaian berat ( 1lt tak tuang semua )
– enteng seperti oli motor biasa ( setelah dikurangi jadi 800ml )
– tengah bulan pertama beraaaat banget, mungkin sedang proses pembersihan
– awal bulan kedua keseeeemuuuuutan ( 80kpj to 100kpj naik cepeet )

Menjelang lebaran, walaupun terasa semut sekali tetapi zrriders tetap mengganti meditran SX ( walaupun eman-eman ) dengan MObil Delvac MX.

Wooow oli apa lagi itu? bagaimana flush kedua?
Stay tuned on next article…..😀

#salam overstroke 57,9

SEKIAN

7 thoughts on “Mencoba Oli HDEO (bagian 3)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s